Rabu, 04 Mei 2016

Amanah



“Empat perkara yang harus dimiliki oleh seseorang, maka engkau tidak akan kehilangan dunia seisinya yakni; Menjaga Amanah, Jujur dalam berbicara, Berbudi pekerti, dan senantiasa menjaga Kesucian”. (HR Ahmad)
Amanah yang artinya dapat dipercaya. Secara bahasa, amanah  dapat diartikan sesuatu yang dipercayakan atau kepercayaan. Amanah juga berarti titipan (al-wadî‘ah)

“ Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi “ (QS. Al Baqarah :284)
Allah adalah pemilik segalanya. Alam semesta ini dan segala isinya adalah kepunyaanNya. Segala yang ada di langit (angkasa) seperti matahari, bintang-bintang dan planet-planet adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Begitu juga dengan bumi ini dan segala isinya, semuanya adalah milik Allah.
Begitu juga kita manusia. Manusia terdiri dari dua bagian yaitu jasad dan ruh.  Jasad dan ruh ini merupakan milik Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diamanahkan (titipkan) kepada kita.


Bagi diri kita (jasad dan ruh) yang Allah titipkan / amanahkan  ini, Allah memerintahkan kita untuk menjaganya dengan cara diantaranya :
  • Memberikan makan yang halal (halal dan thoyib)
  • Merawatnya dengan selalu dalam keadaan suci bersih dengan mandi dan berwudhu.
  • Mengisi ruh ini dengan ilmu yang bermanfaat, taat beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan menjauhi segala larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala
‘Orang yang amanah’ diartikan dengan ‘orang yang dapat dipercaya’ atau orang yang kreddibel
Nabi Muhammad SAW sebelum mendapat tugas menyampaikan Al Quran diberi gelar oleh orang-orang dengan sebutan Al Amin (orang yang dapat dipercaya).
“Laksanakanlah amanat bagi orang yang mempercayaimu dan janganlah kamu berkhianat bagi orang-orang yang menghianatimu (Abu Dawud, Tarmizi 1, Ahmad).
 “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampai kan amanat kepada yang berhak menerimanya (QS. An-Nisa :58).

“Orang mukmin adalah orang yang dapat menjaga kedamaian orang lain, baik darah maupun hartanya (HR Tarnizi , Ibnu Majah). “Tidaklah dikatakan beriman bagi orang yang tidak mempunyai rasa amanah dan tidak Islam bagi orang yang tidak menepati janji” (HR Ahmad). Artinya seorang muslim harus mampu menjaga nyawa dan harta orang lain yang dititipkan kepadanya.
“Sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja adalah orang yang kuat lagi dapat dipercaya / amanah” (QS. Al Qasas:26).
“Jika amanah itu telah hilang maka tunggulah tibanya kiamat”. Bagaimana hilangnya ya Rasul? : “Jika suatu urusan diserahkan kepada bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat /kehancuran-nya” ( HR Bukhari).
Sifat amanah (dapat dipercaya) adalah sifat yang sangat diharapkan dari seorang muslim, artinya untuk menjadi muslim yang baik kita semua harus mampu memegang kepercayaan, sifat ini merupakan salah satu sifat yang di contohkan oleh rasullullah sebagai insan kamil yang ihsan kamil yang sudah seharusnya kita belajar kepada beliau .

Manfaat memegang Amanah :
1. Tidak kehilangan nikmat di dunia. “Empat perkara yang harus dimiliki oleh seseorang, maka engkau tidak akan kehilangan dunia seisinya yakni; Menjaga Amanah, Jujur dalam berbicara, Berbudi pekerti, dan senantiasa menjaga Kesucian”. (HR Ahmad)
2. Jaminan masuk surga. “Enam perkara yang dapat menjamin kalian masuk surga yaitu ; Jujurlah jika berbicara, Tepatilah jika berjanji, Laksanakanlah amanah jika kalian dipercaya, Jagalah kemaluanmu, jagalah pandanganmu, dan tahanlah tanganmu”. (HR, Ahmad)
Demikian juga bagi amanah-amanah lain seperti keluarga (orang tua, anak, dsb), teman/lingkungan, dan sebagainya, ada aturan-aturan dari Allah untuk menjaga semua milikNya yang diamanahkan kepada kita.