Sabtu, 21 Mei 2016

Doa Nisfu Sya'ban


        Rasulullah bersabda : Lima malam yang tidak akan ditolak doa didalamnya, Malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, Malam Jumat, Malam Idul Fitri dan Malam Idul Adha (H. R. Abu Umamah al Bahili).  Oleh karenanya, disunahkan membaca doa malam nisfu syaban pada malam pertengahan bulan syaban.
     Nisfu Sya’ban berasal dari bahasa arab, kata “nisfu” artinya setengah sedangkan kata "sya’ban" merupakan nama bulan  kalender hijriyah jadi “Nisfu sya’ban” menurut bahasa artinya setengah dari bulan sya’ban.
     Beribadah dimalam Nisfu Sya'ban, bisa dilakukan dengan  membaca surat yasin sebanyak tiga kali atau ibadah lainnya. Sebelum membaca do’a, maka terlebih dahulu membaca surat Ya Sin 3X dengan niat sebagai berikut :

  • Pertama : Memohon Kepada Alloh agar dipanjangkan umurnya untuk melakukan ketaatan beribadah kepada Alloh SWT. Permohonan tersebut diucapkan sesudah membaca surat Ya Sin yang pertama.
  • Kedua : Memohon Kepada Alloh Swt agar mendapat rizki yang banyak dan halal untuk bekal beribadah kepada-Nya. Hal itu diucapkan sesudah membaca surat Ya Sin yang kedua.
  • Ketiga : Memohon kekuatan imannya serta bisa husnul khotimah. Demikian di lakukan sesudah membaca surat Ya Sin yang ke tiga
     Adapun doa untuk malam nisfu sya'ban Arab dan artinya:
اَللّهُمَّ صَلِ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ , اَللّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلاَ يُمَنُّ عَلَيْكَ , يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ يَاذَا الْطَّوْلِ وَاْلإِ نْعَامِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اَنْتَ ظَهَرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَالْمُسْتَجِيْرِ يْنَ وَ أَ مَانَ الْخَا ئِـفِيْنَ , اَللّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَـنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْ دًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِيْ الرِّزْقِ فَا مْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقَا وَ تِيْ وَحِرْمَانِيْ وطَرْدِيْ وَ إِ قْتَارَ رِزْقِيْ وَ أَشْبِتْـنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْ زُوْ قًا مُوَ فَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِ نَّكَ قُلْتَ وَقَوْ لُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَا بِكَ الْمَنَزَّلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ , يَمْحُوْ اللهُ مَايَشَاءُ وَ يُثْبِتُ وَ عِنْدَ هُ أُمُّ الْكِتَابِ , إِ لَهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلأَ عْظَمِ فِيْ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِشَعْبَا نَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَ قُ فِيْهَا كُلُّ أَ مْرٍحَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ إِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ الْبَلاَءِ مَاأَعْلَمُ وَمَالاَ أَعْلَمُ وَمَا أَ نْتَ بِهِ أَعْلَمُ وأَ نْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ , بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرّ َحِمِيْنَ , وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


Artinya : “Ya Allah, wahai Dzat yang memiliki anugerah dan engkau tidak diberi anugerah, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat yang memiliki anugerah dan kenikmatan. Tiada Tuhan melainkan Engkau, engkaulah penolong para pengungsi, pelindung orang-orang yang mencari perlindungan dan pemberi keamanan kepada orang-orang yang ketakutan.

Ya Allah, Jika Engkau telah menulis aku disisi Engkau di dalam ummul kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit dalam rezekiku,maka hapuskanlah.

Ya Allah, dengan anugerah Engkau, dalam ummil kitab celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezekiku dan tetapkanlah aku di sisi Engkau dalam ummul kitab sebagai orang yang beruntung, memperoleh rezeki dan taufiq dalam melakukan kebajikan. Sesungguhnya Engkau telah berfirman dan firman Engkau adalah benar didalam Kitab Engkau yang telah diturunkan atas lisan Nabi Engkau yang terutus. Allah menghapus apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki dan di sisi Allah terdapat ummul kitab.

Wahai Tuhanku, dengan kenyataan yang agung pada malam pertengahan bulan Sya’ban segala perkra yang ditetapkan dibedakan, hapuskanlah dari saya bencana, baik yang saya ketahui dan yang belum saya ketahui. engkaulah yang mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. dengan rahmatmu wahai tuhan yang maha mengasihi. Semoga Allah selalu melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad, atas keluarga dan para sahabat beliau, Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.”

Semoga kita dapat mengamalkannya " Do'a Nisfu Sya'ban" di Malam Nisfu Sya'ban.