Rabu, 23 Maret 2016

Wajibnya Menuntut Ilmu

     Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah,  niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS, Al-Mujaadilah: 11).  
“Belajar /menuntut ilmu wajib atas tiap muslim” (HR. Ibnu Majah).
“Barang siapa yang datang ke masjidku ini (tempat belajar) dengan berniat hanya untuk belajar atau mengajarkan kebaikan, maka kedudukannya sama dengan orang yang berjihad di jalan Allah.
Dan siapa datang untuk tujuan yang lain, maka ia seperti orang yang mendatangi barang orang lain” (HR. Ibnu Majah)
     Semakin hari, kehidupan ini semakin rumit dan kompleks. Ketika masih kanak-kanak , masalah yang menghinggapi sudah berbeda dengan saat ini, baik dari segi  konsumsi, technology, lifestyle juga kompetisi.
Tetap Survive dan Unggul di masa depan, maka kita harus menguasai ilmu pengetahuan. Karena dengan ilmu pengetahuan kita bisa mengerti dan menguasai perkembangan dan zaman.

Menuntut ilmu adalah wajib bagi muslim.
     Agama islam meminta agar umatnya terus belajar.
Al Quran mengatakan : “Tiada yang memahami kecuali orang-orang yang berilmu.”(QS. Al Ankabut; 43)
 Al Qur’an juga menjelaskan perbedaan antara orang yang berilmu dan yang tidak berilmu, “Adakah sama orang-orang yang tahu dengan orang-orang yang tidak mengetahui?”(QS, AZ-Zumar:9).
 “Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim” (HR. Ibnu Majah. Kita wajib menuntut ilmu sejak lahir hingga ke liang lahat. Kita dianjurkan menuntut ilmu ke tempat yang sudah maju, walaupun jauh sekali sampai ke negeri China.

Manfaat Menuntut Ilmu
     Ilmu adalah cahaya yang dapat dijadikan alat untuk membantu menerangi kita. Tanpa ilmu kita hanya akan jadi penonton perubahan zaman dan akhirnya kita akan tersingkir. Agama memotivasi kita untuk belajar
  • Memudahkan jalan ke Surga :“Barang siapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga” (HR. Muslim).
  • Ditinggikan derjatnya : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (al-Mujaadilah: 11).
  • Untuk ketenangan dan kehormatan: “Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu” (HR. Ath-Thabrani). 
  • Dilindungi Malaikat.“tidaklah seseorang yang keluar dari rumahnya dalam rangka belajar menuntut ilmu, kecuali malaikat meletakkan sayapnya kepada orang tadi  karena ridha terhadap apa yang dilakukannya (HR. Tarmizi).
  • Pahala belajar sama dengan berjihad. “Barang siapa yang datang ke masjidku ini (tempat belajar) dengan berniat hanya untuk belajar atau mengajarkan kebaikan, maka kedudukannya sama dengan orang yang berjihad di jalan Allah. Dan siapa datang untuk tujuan yang lain, maka ia seperti orang yang mendatangi barang orang lain” (HR. Ibnu Majah)
  • Pahala belajar sama dengan berhaji. “Barang siapa pergi ke masjid (sekolah) hanya untuk belajar tentang kebaikan atau mengajarkannya, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang berhaji secara sempurna”(HR. Thabrani).
Menyebarkan Ilmu.
  • Mengamalkan/menerapkan Ilmu. Selain perintah menuntut ilmu agama juga meminta kita menerapkan semua pengetahuan yang kita miliki, agar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak. “Barang siapa mengamalkan ilmunya, maka Allah swt akan membuka baginya ilmu yang belum diketahuinya”(HR  Abu Umar). “Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat”. (HR. Al-Baihaqi).
  • “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan” (HR. Muslim).
  • Mengajarkan Ilmu. Jika kita sudah mengerti, di anjurkan mengajarkan kepada yang lain, agar mereka dapat mengatasi persoalan hidupnya, jika suatu masyarakat penduduknya menjadi pandai semua, tentu masyarakat tersebut akan lebih cepat berkembang. 
    Rasulullah bersabda : “Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguh nya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). 
    Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat”. (HR. Ar-Rabi’).“Pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik dari pada shalat sunah seribu raka’at. dan kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah lebih baik bagimu dari pada shalat sunah seratus rakaat” (HR. Ibnu Majah).
    “Jika manusia telah mati maka putuslah amalnya (kebaikannya)kecuali amalyang tiga macam ; 1. Sedekah jariah (yang tahan lama). 2. Ilmu yang membawa manfaat 3. Anak saleh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya” (HR Muslim)
    “Perumpamaan orang mempelajari ilmu kemudian tidak mengajarkannya adalah laksana orang yang menyimpan harta, lalu tidak menginfakkannya (HR. Thabrani).
  • Ikhlas dalam belajar.“Janganlah kamu mempelajari ilmu untuk menyaingi ulama (orang ahli), jangan pula untuk mendebat orang-orang bodoh, dan jangan pula untuk menarik perhatian orang-orang di majelis (pertemuan), Barang siapa melakukannya, maka neraka…neraka (tempatnya)” (HR. Ibnu Majah)
  • Jangan merahasiakan ilmu.

Ilmu yang bermanfaat menjadi tidak berguna untuk orang banyak, bahkan kelak akan hilang, jika kita merahasiakannya.“Saling ber-lakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta”. (HR. Abu Na’im).
“Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya, maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka” (HR. Abu Dawud).  
Menghormati guru.
     Hormatilah  orang/guru yang telah memberikan ilmunya kepada kita“Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu” (HR. Ath-Thabrani).
Menghormati orang/guru termasuk ibadah, seperti dikatakan hadist:“Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para guru/ulama, orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya, serta penguasa yang adil”. (HR. Abu Dawud dan Aththusi).
Taqwa kepada Allah SWT
“Dan bertakwalah kepada Alloh, niscaya Alloh akan mengajari kamu ilmu, dan Allah Maha Mengetahui akan segala sesuatu.” (QS. Al-Baqoroh: 282)

Sampaikanlah... walaupun hanya satu ayat !