Senin, 06 Juni 2016

Sholat Witir

Shalat Witir adalah Sholat Sunah dg jumlah Raka’at satu, dua, tiga, lima, tujuh dan maksimal sebelas Raka’at yang dikerjakan setelah Sholat Isya sampai terbitnya fajar atau masuk waktu Sholat Subuh.
Hukum sholat witir adalah sunnah mu’akkad. Sholat witir ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan setiap malam sebelum tidur (setelah sholat isya) atau setelah sholat tahajud, walaupun hanya 1 rakaat. Jadi shalat witir ini tidak hanya dikerjakan pada bulan Ramadhan (setelah sholat tarawih). Shalat witir dikerjakan sendiri-sendiri(tidak berjamaah),kecuali pada bulan Ramadhan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala sangat menyukai witir seperti Hadist yg berbunyi, ” Sesungguhnya Allah itu witir (ganjil), dan Dia menyukai witir, maka lazimkanlah sholat witir, Wahai ahl Al-Quran ”. (HR. Abu Daud dan Tarmidzi)
     Sedangkan untuk Cara Sholat Witir ini bisa dilakukan dg jumlah Raka’at minimal 1 Raka’at dan Maksimal 11 Raka’at tetapi dalam bilangan ganjil karena Nabi Muhammad Saw tak pernah mengerjakan Shalat Witir melebihi sebelas Raka’at dan cara mengerjakan Shalat Witir ini jg bisa dg jumlah 2 raka’at dg satu salam.
Dari ‘Aisyah, ia berkata,
 

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُصَلِّى فِى الْحُجْرَةِ وَأَنَا فِى الْبَيْتِ فَيَفْصِلُ بَيْنَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ بِتَسْلِيمٍ يُسْمِعُنَاهُ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat di dalam kamar ketika saya berada di rumah dan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memisah antara raka’at yang genap dengan yang witir (ganjil) dengan salam yang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam perdengarkan kepada kami.” (HR. Ahmad 6: 83. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kemudian jika di bulan Ramadhan kita disunahkan untuk mengerjakan witir ini pd raka’at terakhir yakni sesudah i’tidal dan biasanya dilakukan dg jumlah raka’at 1 atau 2 raka’at tergantung imam Sholat pd waktu Tarawih.
     Keutamaan Sholat Witir dan Manfaat Shalat Witir bagi seseorang yg mengerjakan-nya akan mendapatkan pahala yg begitu besar karena Alloh Swt sangat mencintai witir dan menyukai sesuatu yg ganjil dan Nabi Muhammad Saw  pernah bersabda yg berbunyi, ” Sesungguhnya Alloh Swt telah menambahkan kalian dg satu sholat yg sholat itu lebih baik untuk dirimu dari pd unta yg merah yakni Sholat Witir ”.
Melihat Keistimewaan Sholat Sunah Witir diatas maka ada baiknya jika anda mulai mengerjakan Sholat Witir dan mengetahui tata cara sholat witir dengan  benar sehingga  bermanfaat dan berkah untuk anda.
Tata Cara Mengerjakan Sholat Witir sebenarnya masih sama dg tata cara sholat pada umumnya seperti sholat wajib dan sholatt sunah lainnya yang di awali dg Niat Sholat, Takbiratul Ikhram dan di akhirii dg Salam.
ArtinyaBacaan Niat Witir
aku (niat) shalat sunat witir 1 raka’at, karena Allah Ta’ala أصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَة لِلهِ تَعاَلَى Jika 1 Raka'at
aku (niat) shalat sunat witir 2 raka’at, karena Allah Ta’ala أصَلّى سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى Jika 2 Raka'at
aku (niat) shalat sunat witir 1 raka’at, karena Allah Ta’ala ﺃُﺻَﻠِّﻲْ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟْﻮِﺗْﺮِ ﺛَﻠَﺎﺙَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ لِلهِ تَعَالَى Jika 3 Raka'at
Jika berjama’ah (khusus pada bulan Ramadhan), sebelum kata “LILLAAHII TA’AALAA” di tambah dengan kata “MA’MUUMAN” (mengikuti imam), jika menjadi makmum, atau kata “IMAAMAN” (menjadi imam), jika bertindak sebagai imam. Adapun surat yang dibaca setelah surat Al-Fatihah, boleh surat apa saja yang dikuasai. Akan tetapai sebaiknya dibaca: pada raka’at pertama surat Al-A’laa, raka’at kedua Al-Kaafirun, dan raka’at ketiga Al-IKhlash, Al-Falaq dan An-Naas (dibaca berturut-turut)).

Do'a Sholat Witir
Setelah selesai mengerjakan shalat witir, dilanjutkan dengan membaca doa shalat sunat witir, yaitu:
(3 kali) سبحان الملك القدوس  
اَللَّهُمَّ إِنِّا نسْأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَقَلْبًا خَاشِعًا وَعِلْمًا نَافِعًا وَيَقِيْنًا صَادِقًا، وَعَمَلاً صَالِحًا وَدِيْنًا قَيِّمًا وَخَيْرًا كَثِيْرًا، وَالْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَالْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتنا ، وَصِيَامنا و قيا منا وتخشعنا ، وَتَضَرُّعنا وتعبدنا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرنا يآ الَله يآ الَله يآ ارحم الراحميْنَ
Artinya : "Maha suci Tuhan Yang Merajai lagi Maha Suci. Wahai Allah! Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu’, kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat,  dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Wahai Allah, Tuhan kami! Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu’an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami, Sempurnakanlah kelalaian (kekurangan) kami, wahai Allah, wahai Allah, wahai Allah, wahai Zat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang."